Cek Kesehatan Gratis: Siapa yang Bisa Ikut dan Cara Mendaftarnya
Pemeriksaan kesehatan rutin membantu mendeteksi penyakit lebih awal. Begini cara warga memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis di puskesmas.
Pemerintah menjalankan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sejak 2025 sebagai upaya mendeteksi penyakit lebih awal. Melalui program ini, warga dapat memeriksakan kesehatannya di puskesmas tanpa biaya. Bagi warga Riau, program ini menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi tubuh sebelum muncul keluhan serius.
Banyak penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan fungsi ginjal, tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Pemeriksaan rutin membantu menemukan masalah sejak dini sehingga penanganannya lebih mudah dan murah.
Siapa yang bisa ikut
Program ini ditujukan bagi warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Jenis pemeriksaannya disesuaikan dengan usia. Untuk anak usia sekolah, pemeriksaan juga dilakukan melalui program di sekolah.
Cara mendaftar
Secara umum, pendaftaran dapat dilakukan melalui dua jalur:
- Aplikasi SATUSEHAT Mobile: daftar menggunakan NIK, pilih menu pemeriksaan kesehatan, lalu tentukan puskesmas dan jadwal.
- Datang langsung ke puskesmas: bawa KTP atau Kartu Keluarga dan sampaikan bahwa Anda ingin mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Ketentuan jadwal, termasuk kaitannya dengan bulan ulang tahun peserta, dapat berbeda sesuai kebijakan terbaru. Karena itu, sebaiknya tanyakan langsung ke puskesmas terdekat.
Persiapan sebelum pemeriksaan
- Tanyakan apakah pemeriksaan gula darah memerlukan puasa.
- Bawa catatan obat yang sedang dikonsumsi.
- Kenakan pakaian yang memudahkan pengukuran tekanan darah dan lingkar perut.
- Siapkan pertanyaan tentang keluhan yang selama ini dirasakan.
Setelah hasil keluar
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka di luar batas normal, tenaga kesehatan akan memberikan rujukan atau saran tindak lanjut. Jangan berhenti pada pemeriksaan pertama. Kontrol berkala dan perubahan gaya hidup, seperti mengurangi gula, garam, dan rokok, menjadi kunci pencegahan.
Amal usaha kesehatan, sekolah, dan komunitas dapat membantu dengan menyosialisasikan program ini kepada warga, terutama lansia yang belum terbiasa menggunakan aplikasi.
Bagi warga yang tinggal jauh dari puskesmas, tanyakan jadwal layanan keliling atau posyandu di desa. Pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah dan gula darah sering juga tersedia di sana, sehingga warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengetahui kondisi kesehatannya.