Muhammadiyah dan Umat

Literasi Digital Jamaah: Enam Langkah Mengecek Kabar Sebelum Dibagikan

Satu pesan berantai bisa menyebar ke ratusan orang dalam hitungan menit. Enam langkah ini membantu jamaah memilah kabar sebelum menekan tombol teruskan.

Satu pesan berantai di grup keluarga atau grup pengajian bisa menjangkau ratusan orang dalam hitungan menit. Sayangnya, tidak semua pesan itu benar. Karena itulah cara cek hoaks menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki setiap jamaah, terutama ketika kabar menyangkut kesehatan, bencana, atau isu keagamaan.

Kajian literasi digital yang kini digelar di sejumlah cabang Muhammadiyah berangkat dari kebutuhan ini. Berikut enam langkah sederhana yang bisa langsung dipraktikkan.

1. Perhatikan judul yang memancing emosi

Hoaks sering memakai kata-kata seperti “segera sebarkan”, “viral”, atau “dirahasiakan pemerintah”. Judul yang membuat kita marah atau takut adalah tanda untuk berhenti sejenak dan memeriksa ulang.

2. Cari sumber aslinya

Tanyakan siapa yang pertama kali mengeluarkan informasi tersebut. Kabar resmi biasanya dapat ditemukan di situs lembaga terkait, misalnya situs pemerintah daerah, rumah sakit, atau BMKG untuk urusan cuaca.

3. Cocokkan dengan media yang terverifikasi

Jika sebuah kejadian benar-benar terjadi, media yang kredibel biasanya ikut memberitakannya. Jika hanya beredar di grup pesan, kemungkinan besar kabar itu belum terverifikasi.

4. Periksa tanggal dan konteks foto

Banyak hoaks memakai foto lama untuk kejadian baru. Gunakan fitur pencarian gambar untuk melihat kapan foto tersebut pertama kali muncul di internet.

5. Gunakan situs cek fakta

Situs seperti Cek Fakta dan Turn Back Hoax milik Mafindo secara rutin memeriksa kabar yang beredar. Cukup ketik kata kunci dari pesan yang diterima.

6. Jika ragu, jangan teruskan

Prinsip tabayyun, yakni memeriksa kebenaran sebuah berita, diajarkan dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 6. Menahan diri untuk tidak membagikan kabar yang meragukan adalah bagian dari akhlak bermedia.

Peran pengurus dan takmir

Pengurus grup pengajian dapat membuat aturan sederhana: setiap kabar penting wajib menyertakan tautan sumber. Takmir masjid juga dapat menyisipkan materi literasi digital dalam kajian rutin.

GagasanMU berkomitmen menjadi rujukan yang dapat diperiksa. Jika pembaca menemukan kabar yang meragukan tentang Riau, kirimkan kepada redaksi melalui halaman Kontak untuk kami verifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.